TETAP MASIH BINGUNG

welcome ikhsan blog

raksado
muhammad rangga
muhammad agus
hadi sulistio


semoga amal ibadah diterima

Rabu, 26 Oktober 2011

Tidak Ada iuran, ID Card Berlaku Seumur Hidup

Indonesian Drummers, Bukan Sekedar Ajang Kumpul Penggebuk Drum

Bram Dwi Atmanto - Timlo.net
Minggu, 27 Juni 2010 | 23:02 WIB

(Dari kiri ke kanan), Sandhy Pas Band, Brian Sheila On Seven, Gilang Ramadhan, Anto dalam acara jumpa pers Indonesian Drummers yang digelar sore tadi. (26/6)
Dok. Timlo.Net/Bram
(Dari kiri ke kanan), Sandhy Pas Band, Brian Sheila On Seven, Gilang Ramadhan, Anto dalam acara jumpa pers Indonesian Drummers yang digelar sore tadi. (26/6)
Solo – Indonesia mempunyai ribuan penggebuk drum yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu sebuah komunitas bernama Indonesia Drummers yang berisikan para penggebuk drum dibentuk untuk mewadahi para drummers yang ada di Indonesia. Menurut Gilang Ramadhan Ketua Umum Indonesia Drummers dalam jumpa pers yang digelar sore tadi mengatakan, saat ini banyak anak muda yang main drum, hal itu bisa dibuktikan dengan tingkat penjualan drum set yang terus naik.
Dengan banyaknya para pemain drum ini, beberapa drummers papan atas seperti Gilang Ramadhan, Sandy (Pas Band), Brian (Sheila On Seven), Andi, Jamal, Alto, dkk membentuk sebuah komunitas dimana bisa menjad wadah bagi para drummers yang ada di Indonesia. “Diantara musisi yang lain, seorang pemain drum jauh lebih mudah diajak kumpul daripada pemain alat musik lainya. Untuk itu kami disini mencoba menggagas sebuah wadah dimana bisa menyatukan para drummers yang ada di Indonesia”, terang Gilang.
Namun disisi lain kehadiran Indonesia Drumers  bukan hanya sebagai ajang kumpul semata namun juga sebagai ajang para penggebuk drummers untuk bisa naik ke level yang lebih tinggi. “Sekarang ini yang sering tampil hanya para drummers lokal Jakarta atau Bandung, jarang drummers – drummers lokal yang dipakai. Padahal kualitas mereka tidak kalah dari drummers Jakarta, untuk itu dengan adanya perkumpulan ini diharapkan ada sebuah database sehingga nanti ada yang membutuhkan seorang drummers kami bisa merekomendasikan. Harapannya agar lebih merata”, terang Sandy pemain drum Pas Band.
Indonesian Drummers sendiri baru terbentuk dua bulan terhitung sejak tanggal 25 April, 2010 namun saat ini jumlah anggotanya mencapai 300 orang. “Kami tidak punya strategi khusus dalam perekrutan anggota , namun yang jelas kami selalu melakukan pendekatan personal kepada para drummers, dan yang jelas kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan komunitas kita. Tidak terbatas umur, jenis kelamin, suku ras dan agama, siapapun yang bisa main drum dan menyukai drum bisa bergabung dengan kita”, pungkas Gilang.
Sampai sejauh ini, Indonesian Drummers sudah merencanakan berbagai program-program kegiatan diantara memberikan pelatihan kepada para drummers muda, membuat program televisi, dan berbagai kegiatan sosial lainnya.  “Di dalam komunitas ini tidak iuran, namun ada sebuah id card untuk seumur hidup, kami ingin sebuah kebersamaan antar para drummers jangan sampai suatu saat ada perpecahan terkait masalah uang”, terang Sandy

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar